Padang – Kapolda Sumatera Barat, Irjen Pol Drs. Jawari, S.H., M.H., melaksanakan kegiatan subuh keliling di Masjid Al-Muhsinin, Padang Baru, pada Sabtu, 31 Oktober 2026.
Ibadah salat subuh berjemaah yang dimulai pukul 04.45 WIB ini dihadiri sejumlah pejabat utama Polda Sumbar serta jajaran personel kepolisian terkait.
Kegiatan ini bertujuan mempererat tali silaturahmi dan ukhuwah Islamiyah antara kepolisian dengan masyarakat di wilayah Sumatera Barat.
Kapolda mengapresiasi antusiasme jemaah yang hadir memenuhi masjid untuk melaksanakan ibadah secara berjemaah.
Irjen Pol Jawari menekankan bahwa keamanan dan ketertiban merupakan prasyarat mutlak bagi pembangunan bangsa.
Ia merujuk pada Surah Al-Baqarah ayat 126 mengenai kisah Nabi Ibrahim AS yang memprioritaskan doa keamanan sebelum memohon rezeki bagi wilayahnya.
Kapolda juga mengingatkan pentingnya menjalankan perintah amar makruf nahi mungkar sesuai tuntunan Surah Ali Imran ayat 104.
Dalam arahannya, ia menyoroti bahaya perjudian daring yang kini mengancam ekonomi rumah tangga melalui gawai.
“Saya mengingatkan para orang tua untuk senantiasa mengawasi penggunaan gawai anak-anak dan anggota keluarga agar terhindar dari bahaya judi online yang rentan merusak perekonomian rumah tangga,” tegas Jawari.
Ancaman narkotika dan minuman keras turut menjadi perhatian karena peredarannya telah merambah hingga ke pelosok desa.
Kapolda meminta para orang tua memperketat pengawasan terhadap pergaulan anak dan cucu di lingkungan rumah masing-masing.
Terkait kasus kejahatan seksual dan kekerasan remaja, Kapolda menilai fenomena tersebut sering dipicu oleh kurangnya kasih sayang akibat retaknya keharmonisan keluarga.
Ia menegaskan bahwa kepolisian memerlukan dukungan penuh dari ulama, umara, dan seluruh elemen masyarakat untuk memberantas berbagai tindak kejahatan.
“Perlu sinergi yang kuat antara ulama, umara, aparat penegak hukum, dan seluruh elemen masyarakat demi mewujudkan masyarakat Sumatera Barat yang aman, damai, dan bermartabat,” ujar Kapolda.
Kegiatan tersebut ditutup dengan sesi dialog untuk menampung kritik serta masukan masyarakat terkait peningkatan pelayanan Polri.










