Gubernur Sumbar Tantang Mahasiswa UMN Bukittinggi: Jaga Amanah Moral Sang Negarawan

oleh -17 Dilihat
gubernur-mahyeldi-ajak-mahasiswa-umn-bukittinggi-warisi-nilai-perjuangan-mohammad-natsir
Gubernur Mahyeldi Ajak Mahasiswa UMN Bukittinggi Warisi Nilai Perjuangan Mohammad Natsir

Bukittinggi – Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, memberikan tantangan kepada mahasiswa baru Universitas Mohammad Natsir (UMN) Bukittinggi untuk menginternalisasi nilai-nilai integritas dan pemikiran negarawan Mohammad Natsir. Tantangan ini disampaikan saat membuka Masa Ta’aruf UMN di Aula Perpustakaan Proklamator Bung Hatta, Senin (28/9/2026).

Mahyeldi menekankan bahwa menyandang nama Mohammad Natsir adalah amanah moral, bukan sekadar identitas administratif. Ia berharap mahasiswa dapat mewarisi sifat-sifat positif tokoh penggagas Mosi Integral tersebut, yang merupakan pilar penting bagi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Ke depan, kita berharap mahasiswa di sini bisa menginternalisasikan nilai-nilai dari Pak Natsir. Kemudian menjadi tokoh baru yang mewarisi sifat beliau,” ujar Mahyeldi di hadapan sivitas akademika.

Gubernur bahkan mengusulkan perubahan singkatan kampus menjadi “UM Natsir”. Langkah ini dinilai strategis agar keteladanan sang tokoh bangsa senantiasa melekat dalam keseharian mahasiswa.

Rektor UMN Bukittinggi, Alfihan Afrifani Ahmad, mengakui beban tanggung jawab nama besar Mohammad Natsir. Ia menegaskan institusi di bawah Yayasan Rumah Sakit Islam (YARSI) Sumbar ini berkomitmen mencetak lulusan yang melampaui standar akademik konvensional.

“Nama itu bukan hanya sebatas nama, tapi ada nilai-nilai di sana, ada beban,” tegas Alfihan.

Alfihan memastikan pendidikan di UMN akan berfokus pada penguatan karakter. Pihaknya tidak ingin mahasiswanya hanya mengejar ijazah, melainkan harus mampu membawa perubahan nyata bagi diri sendiri, keluarga, hingga skala nasional.

Menurut Alfihan, warisan intelektual dan kepedulian sosial dari sosok besar seperti Mohammad Natsir, Sutan Sjahrir, hingga Agus Salim harus menjadi kompas bagi mahasiswa. Semangat ini diyakini sebagai kunci utama melahirkan generasi yang mampu menjaga kedaulatan serta kesejahteraan bangsa.