Padang – Distribusi air bersih bagi ribuan pelanggan Perumda Air Minum Kota Padang terganggu akibat terjangan banjir yang membawa material berat ke fasilitas pengolahan. Tumpukan batu, pasir, dan kayu sisa banjir pada Senin (3/8/2026) menutup akses pengambilan air baku (intake) milik perusahaan daerah tersebut.
Kepala Humas Perumda Air Minum Kota Padang, Adhie Zein, menyatakan bahwa tim teknis saat ini tengah bekerja ekstra untuk menormalisasi sistem pengolahan. Pihaknya menjadikan pembersihan material di titik intake sebagai prioritas utama agar suplai air kembali normal.
“Pasca hujan deras kemarin, beberapa intake tertimbun material yang terbawa arus banjir. Pagi ini, petugas baru bisa melakukan perbaikan dan penanganan terhadap intake yang tersumbat agar pengolahan dapat beroperasi kembali,” ujar Adhie Zein, Selasa (4/8/2026).
Gangguan ini berdampak luas pada sejumlah kecamatan, termasuk Koto Tangah, Nanggalo, Padang Utara, hingga Kuranji. Beberapa titik yang terdampak meliputi kawasan Belimbing, Taruko, Kalumbuk, serta Balai Baru, akibat tersumbatnya Intake GUO, Intake Palukahan, Intake Gunung Pangilun, dan Intake Latung.
Akibat tersumbatnya fasilitas tersebut, pelanggan diminta untuk mengantisipasi penurunan tekanan air hingga potensi penghentian distribusi sementara. Perumda Air Minum Kota Padang telah mengerahkan personel ke lapangan untuk melakukan pembersihan secara bertahap di seluruh lokasi yang bermasalah.
Pihak perusahaan juga mengimbau masyarakat untuk menggunakan air secara bijak selama proses pemulihan berlangsung. Bagi pelanggan yang aliran airnya masih menyala namun dalam debit rendah, disarankan untuk segera menampung air sebagai cadangan.
“Kami menghimbau kepada seluruh pelanggan untuk bersabar. Jika saat ini air mengalir dalam kondisi yang lemah, segera tampung air sebanyak-banyaknya. Hemat dalam menggunakan air, karena gangguan dapat terjadi kapan saja tanpa pemberitahuan terlebih dahulu,” tegas Adhie.
Saat ini, seluruh personel teknis berada dalam posisi siaga penuh di lapangan. Perumda Air Minum Kota Padang menargetkan sistem pengolahan akan segera berfungsi normal kembali tepat setelah seluruh material yang menghambat di area intake berhasil disingkirkan.






