YouTuber Muda Gugat Pembatasan Medsos, Kreator Kecil Terancam!

oleh -360 Dilihat
youtuber-muda-kritik-pembatasan-medsos,-nasib-kreator-kecil-terancam
YouTuber Muda Kritik Pembatasan Medsos, Nasib Kreator Kecil Terancam

Jakarta – Wacana pembatasan media sosial menuai kritik dari YouTuber muda, Omped Visual. Ia menilai kebijakan ini berpotensi mematikan ruang gerak kreator kecil yang menggantungkan hidup dari konten.

Pendapat itu Omped sampaikan saat menjadi bintang tamu di Podcast Kasisolusi. Pernyataan pemilik nama asli Alfarid Ramadani ini langsung memicu diskusi luas di kalangan anak muda dan kreator digital.

Omped Visual dikenal sebagai fenomena baru di dunia konten Indonesia. Di usia muda, ia berhasil membangun basis penggemar yang besar.

Akun Instagram @omped_visual diikuti 1,2 juta orang, TikTok 11,2 juta pengikut, dan kanal YouTube-nya memiliki 14,2 juta subscriber.

“Banyak yang hidupnya benar-benar bergantung dari konten,” kata Omped dalam podcast tersebut.

Pernyataan Omped dinilai mewakili realitas generasi kreator saat ini. Latar belakangnya sebagai kreator yang merintis dari nol membuat suaranya semakin didengar.

Seluruh konten Omped direkam hanya dengan menggunakan handphone. Tidak ada kamera profesional, studio mewah, atau tim produksi besar.

Namun, dalam dua tahun, Omped berhasil mengumpulkan 14,2 juta subscriber YouTube. Video shorts-nya bahkan menembus satu miliar tontonan hanya dalam satu bulan.

Total tayangan di kanal YouTube-nya mencapai sekitar 13,7 miliar views. Angka ini hampir dua kali lipat lebih tinggi dari total tayangan lima YouTuber terbesar di Indonesia.

Padahal, Omped hanya mengunggah sekitar 800 video. Fakta ini membuatnya kerap disebut sebagai “anomali” di dunia kreator digital.

Dalam Podcast Kasisolusi, Omped menegaskan bahwa kekuatan utama konten bukan terletak pada alat, melainkan pada cerita. Ia fokus menjual ide dan sudut pandang yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Konten sketsa komedi yang ia buat lahir dari observasi sederhana, namun dikemas dengan gaya yang mudah diterima semua kalangan.