Bukittinggi – Ikatan Keluarga Agam Bukittinggi (IKAB) Palembang, melalui perwakilannya Afdhal Azmi Jambak dan M. Arfan, telah menjalin komunikasi dengan Pemerintah Kota Bukittinggi. Pertemuan yang berlangsung di rumah dinas Wakil Wali Kota Bukittinggi pada Jumat (19/12/2025) ini juga dihadiri oleh wartawan senior Asroel Bebe.
Kedatangan utusan IKAB Palembang ini bertujuan untuk menyampaikan undangan kepada Wali Kota, Wakil Wali Kota, dan Ketua DPRD Kota Bukittinggi agar berkenan hadir dalam peresmian Baitul Maal IKAB Palembang yang dijadwalkan pada Januari 2026.
Afdhal Azmi Jambak menjelaskan bahwa Baitul Maal IKAB Palembang akan beroperasi tanpa sistem riba. Inisiatif ini digagas untuk memberikan bantuan kepada perantau Minang, khususnya anggota IKAB, agar terhindar dari praktik rentenir.
Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, menyambut baik gagasan tersebut, menyebutnya sebagai terobosan yang belum pernah dilakukan sebelumnya oleh organisasi masyarakat Minang. “Baitul Maal IKAB Palembang ini merupakan terobosan dan bisa merupakan pelopor gerakan anti riba serta dapat menjadi percontohan oleh banyak daerah nantinya. Insya Allah akan hadir nantinya,” ujar Ibnu Asis.
IKAB Palembang, yang sebelumnya bernama Ikatan Keluarga Agam sejak tahun 1964, telah berdiri sejak tahun 2002. Organisasi ini senantiasa menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat Agam dan Bukittinggi, baik yang berada di perantauan maupun di kampung halaman.
Sebagai bentuk kepedulian tersebut, pada Rabu, 17 Desember 2025, Pengurus IKAB Palembang telah menyerahkan bantuan senilai Rp40 juta kepada korban banjir dan galodo di Kabupaten Agam. Bantuan yang berasal dari sumbangan warga IKAB Palembang ini diserahkan oleh Ir. Reflin Arda kepada Wakil Bupati Agam M. Iqbal di Posko Utama Bencana Alam Kabupaten Agam di Lubuk Basung.






