Limapuluh Kota – Sektor pertanian modern kini menjadi tantangan sekaligus peluang besar bagi 457 lulusan Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh (PPNP) yang baru saja diwisuda. Para lulusan dari jenjang Magister Terapan, Sarjana Terapan, hingga Diploma ini diminta menjadi agen perubahan yang mampu mengintegrasikan teknologi dalam dunia kerja.
Prosesi wisuda ke-37 yang berlangsung di Gedung Serbaguna Kampus Tanjung Pati, Sabtu (26/9/2026), menjadi momentum pelepasan para tenaga ahli muda ke dunia profesional.
Direktur PPNP, Irwan, menegaskan agar para alumni tidak berpuas diri dengan gelar yang diraih. Ia mendorong mereka untuk terus beradaptasi dengan kemajuan teknologi, termasuk pemanfaatan kecerdasan buatan (AI).
“Manfaatkan teknologi dan AI untuk meningkatkan produktivitas, namun tetap kedepankan kemampuan berpikir kritis, etika, dan integritas,” ujar Irwan dalam sambutannya.
Irwan menambahkan, pihaknya optimistis dengan daya saing lulusan tahun ini. Hal tersebut terbukti dari banyaknya alumni yang sudah terserap di berbagai instansi pemerintah maupun sektor swasta sebelum prosesi wisuda berlangsung.
Sejalan dengan hal itu, Wakil Bupati Lima Puluh Kota, Ahlul Badrito Resha, mengajak para wisudawan untuk merombak pandangan lama mengenai pertanian. Ia menyebut sektor ini kini telah berkembang luas dan bersinggungan dengan berbagai lini kehidupan.
“Ambillah peluang tersebut, ciptakan kontribusi nyata, buka lapangan kerja, serta lahirkan gagasan visioner demi kemajuan bangsa,” tegas Ahlul.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda, mantan Direktur PPNP, serta para mitra industri. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut sekaligus memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dengan kebutuhan nyata di lapangan kerja.






