Tanah Datar – Progres pembangunan 79 unit Hunian Tetap (Huntap) Danantara di Nagari Rambatan, Kabupaten Tanah Datar, kini telah mencapai 80 persen. Sebanyak 63 unit rumah dipastikan sudah berdiri berkat penggunaan material inovatif Semen Padang Bata Interlock (SEPABLOCK).
Direktur Utama PT Narendra Hutama Karya, Sigit, optimistis seluruh proyek hunian tersebut dapat diselesaikan lebih cepat dari target awal. Pihaknya menargetkan serah terima kunci bisa dilakukan pada pertengahan Oktober mendatang.
“Kami maksimalkan waktunya sampai November. Tapi kalau bisa, saya minta pertengahan Oktober semuanya sudah selesai,” ujar Sigit saat ditemui di lokasi proyek, Kamis (24/9).
Sigit menjelaskan, kelancaran proyek ini tidak lepas dari dukungan pasokan material dari PT Semen Padang. Menurutnya, skema tempo pembayaran yang diberikan produsen sangat membantu kontraktor dalam mengatasi kendala cuaca dan kondisi tanah di lapangan.
Kualitas konstruksi pun turut menjadi perhatian serius PT Semen Padang. Direktur Utama PT Semen Padang, Pri Gustari Akbar, meninjau langsung lokasi proyek untuk memastikan setiap bangunan memenuhi standar kelayakan bagi warga terdampak bencana.
Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang, Win Bernadino, menambahkan bahwa kunjungan tersebut bertujuan memastikan efektivitas SEPABLOCK dalam mempercepat pembangunan hunian yang aman. Pihaknya ingin menjamin produk inovasi tersebut memberikan hasil konstruksi yang kokoh.
“Pak Dirut ingin memastikan bahwa produk SEPABLOCK ini memang sangat cocok digunakan untuk pembangunan Huntap. Kami melihat langsung progres pembangunan, kualitas rumah, sekaligus menanyakan apakah ada kendala di lapangan,” jelas Win.
Sebagai informasi, Huntap Danantara merupakan bagian dari program pemulihan pascabencana yang diinisiasi oleh Kepala BP BUMN/COO Danantara, Dony Oskaria. Setiap unit tipe 36 ini dibangun di atas lahan seluas 120 meter persegi dengan fasilitas lengkap, mulai dari dua kamar tidur hingga dapur.






