Padang – Penguatan peran ninik mamak dan bundo kanduang menjadi fokus utama dalam meningkatkan ketahanan keluarga di Minangkabau. Dukungan lingkungan, nilai adat, dan bimbingan tokoh masyarakat dinilai krusial dalam membangun rumah tangga yang harmonis dan generasi bermartabat.
Hal ini mengemuka dalam Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas dan Peran Ninik Mamak dan Bundo Kanduang dalam Pendampingan Keluarga dan Calon Pengantin. Acara yang dibuka Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Evi Yandri Rajo Budiman, S.IP., berlangsung di sebuah hotel di Kota Padang.
Tujuan utama bimtek adalah memperkuat kemampuan ninik mamak dan bundo kanduang dalam mendampingi keluarga, khususnya calon pengantin. Pembekalan ini diharapkan membantu mereka memahami pentingnya kesiapan membangun rumah tangga yang kokoh.
Perkawinan bukan sekadar menyatukan dua individu, melainkan juga dua keluarga dengan latar belakang berbeda. Pendampingan oleh orang yang memahami adat dan kehidupan bermasyarakat menjadi bekal penting menghadapi dinamika rumah tangga.
Dalam tatanan adat Minangkabau, ninik mamak membimbing kemenakan, sementara bundo kanduang berperan penting dalam keluarga dan pewarisan nilai. Keterlibatan keduanya diharapkan memperkuat komunikasi, menanamkan tanggung jawab, serta menjaga nilai luhur adat.
Bimtek ini merupakan bagian dari Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) Evi Yandri Rajo Budiman. Program ini menunjukkan perhatian terhadap penguatan peran tokoh adat dalam membangun keluarga yang siap menghadapi tantangan zaman.
Penguatan kapasitas tokoh adat penting agar pendampingan keluarga dan calon pengantin lebih terarah. Dengan pemahaman yang baik, ninik mamak dan bundo kanduang dapat menjadi mitra keluarga dalam menanamkan nilai saling menghormati dan kebersamaan.
Keluarga harmonis menjadi fondasi generasi berkarakter yang menghargai adat dan peduli lingkungan. Sinergi keluarga, tokoh adat, dan masyarakat menjaga keberlanjutan nilai Minangkabau di tengah perubahan zaman.
Pesan utama kegiatan ini adalah ketahanan keluarga adalah tanggung jawab bersama. Ketika ninik mamak dan bundo kanduang menjalankan peran dengan baik, nilai adat dapat terus hidup dan diwariskan. Adat kuat, keluarga hebat, generasi bermartabat.






