Sijunjung – Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah, menekankan bahwa kesuksesan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tidak hanya diukur dari kelancaran penyelenggaraan, tetapi juga sejauh mana nilai-nilai Al-Qur’an diamalkan dalam kehidupan masyarakat.
Hal ini disampaikan Mahyeldi saat membuka MTQ Nasional ke-42 tingkat Kabupaten Sijunjung di Lapangan Sepak Bola Tunas Karya, Tanjung Ampalu, Kecamatan Koto VII, Kabupaten Sijunjung, Kamis (15/10/2026).
Menurutnya, MTQ memegang peran strategis dalam memperkuat kehidupan keagamaan masyarakat Sumbar yang menjunjung falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK).
“Suksesnya penyelenggaraan MTQ itu jangan hanya dilihat dari lancarnya penyelenggaraan tapi juga perlu diukur dari sejauh mana nilai-nilai Al-Qur’an diamalkan dalam kehidupan masyarakat,” ujar Mahyeldi.
Ia berharap, nilai-nilai Al-Qur’an dan ajaran Rasulullah tidak hanya dipahami melalui kegiatan keagamaan, tetapi juga tercermin dalam pikiran, ucapan, dan perilaku sehari-hari.
Oleh karena itu, Mahyeldi menilai pelaksanaan MTQ secara berjenjang dari tingkat kecamatan, kabupaten, hingga provinsi perlu terus diperkuat.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana syiar Islam, tetapi juga wadah pembinaan untuk meningkatkan pemahaman dan pengamalan ajaran Al-Qur’an.
Mahyeldi juga mendorong pemerintah kabupaten dan kota agar mempercepat pelaksanaan MTQ di daerah masing-masing.
Langkah ini penting untuk memberikan waktu pembinaan yang optimal bagi peserta potensial yang akan berlaga di tingkat provinsi dan nasional.
“Kita berharap dari MTQ yang dilaksanakan di kabupaten dan kota akan lahir qori dan qoriah terbaik yang dapat mengharumkan nama Sumatera Barat di tingkat nasional,” katanya.
MTQ Nasional 2027 direncanakan berlangsung di Provinsi DKI Jakarta pada September 2027.
Persiapan MTQ tingkat Provinsi Sumbar pada tahun yang sama juga perlu direncanakan lebih awal.
Hal ini agar peserta terbaik memiliki waktu yang cukup untuk menjalani pembinaan.
Mahyeldi mengingatkan dewan hakim dan juri untuk menjaga integritas dalam menjalankan tugas.
Penilaian harus dilakukan secara transparan dan objektif demi mencerminkan kemampuan peserta.
Bupati Sijunjung Benny Dwifa Yuswir berharap MTQ berjalan lancar dan menjadi momentum memperkuat pembinaan keagamaan.
Ia juga berharap MTQ menjadi ajang mempersiapkan peserta terbaik untuk MTQ tingkat Provinsi Sumbar 2027.
Ketua Panitia MTQ Nasional ke-42 tingkat Kabupaten Sijunjung, Erik Sahdienof, melaporkan kegiatan berlangsung 15–17 Oktober 2026.
Kecamatan Koto VII menjadi tuan rumah pelaksanaan MTQ.
Sebanyak 251 peserta dari delapan kecamatan di Kabupaten Sijunjung mengikuti MTQ.
Perlombaan digelar di sejumlah lokasi dengan berbagai cabang, termasuk tilawah, tahfiz Al-Qur’an, tartil, hafalan hadis, azan, khutbah Jumat, Musabaqah Syarhil Quran (MSQ), dan karya tulis ilmiah Al-Qur’an (KTIQ).
Erik menjelaskan, kegiatan ini bertujuan memperluas syiar Islam dan menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an.
MTQ juga menjadi sarana evaluasi dan pembinaan kafilah menghadapi MTQ tingkat Provinsi Sumbar 2027.






