Padang – Wakil Ketua DPRD Sumatera Barat, Evi Yandri Rajo Budiman, menekankan pentingnya rehabilitasi bagi penyalahguna narkoba. Hal ini disampaikannya saat safari Ramadan di Masjid Jabal Nur, Seberang Padang, Selasa (24/2) malam.
Evi Yandri mengajak masyarakat untuk tidak malu membawa anggota keluarga atau kenalan yang terjerat narkoba untuk direhabilitasi.
Menurutnya, rehabilitasi adalah cara efektif untuk menekan angka penyalahgunaan narkoba di Sumatera Barat.
Dalam kesempatan tersebut, Evi turut menghadirkan pasien rehabilitasi narkoba yang telah menunjukkan kemajuan signifikan. Mereka berbagi pengalaman sebelum dan sesudah menjalani rehabilitasi.
Evi Yandri juga menyampaikan bahwa ia memiliki Yayasan Pelita Jiwa Insani (YPJI) yang fokus pada rehabilitasi narkoba dan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).
Bersama Wakil Gubernur Vasko Ruseimy, Evi berupaya mewujudkan program “zero pasung” di Sumatera Barat.
“Sudah banyak yang kami jemput dari berbagai kabupaten kota. Ada yang dirantai sudah belasan hingga puluhan tahun. Ada yang masih anak anak sudah dirantai. Jadi kalau bapak ibu ada tahu di lingkungan tempat tinggal orang dirantai, boleh hubungi YPJI. Dirantai itu bukan tindakan manusiawi , ODGJ harus diobati, bukan dirantai,” katanya.
Selain itu, Evi Yandri mengajak masyarakat untuk meramaikan masjid dan mengajarkan anak-anak untuk dekat dengan masjid sebagai pondasi agar terhindar dari hal-hal negatif, termasuk narkoba.
Dalam safari Ramadan tersebut, Evi Yandri menyerahkan bantuan senilai Rp50 juta untuk Masjid Jabal Nur dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.
Ia juga memberikan hadiah dan sembako kepada jamaah sebagai bentuk motivasi agar anak-anak semangat datang ke masjid.






