Solok – Jejak Agusral (59), korban bencana galodo di Komplek Perkantoran Bupati Solok, akhirnya mulai terkuak menyusul ditemukannya sejumlah barang pribadi milik korban. Penemuan ini menjadi harapan baru bagi tim SAR setelah anjing pelacak Unit K9 Polda Sumbar mengendus keberadaan barang-barang tersebut di balik material longsor, Kamis (24/9).
Benda-benda milik korban yang ditemukan di belakang Kantor BKPSDM tersebut meliputi dompet berisi identitas dan uang, celana panjang, sandal, serta serpihan senter. Barang-barang ini menjadi petunjuk krusial bagi tim untuk memetakan kembali titik pencarian secara lebih akurat.
Direktur Samapta Polda Sumbar, AKBP Andre Anas, menyebut temuan tersebut menjadi kompas bagi tim di lapangan dalam melacak posisi terakhir korban. Ia menegaskan bahwa barang bukti itu akan digunakan untuk memaksimalkan penyisiran di area tersebut.
“Tim K9 bersama personel Subdit Gassum berhasil menemukan barang milik korban di sekitar lokasi. Temuan ini menjadi acuan kami untuk memaksimalkan penyisiran secara teliti di area tersebut,” ujar Andre.
Saat ini, operasi pencarian terpaksa dihentikan sementara demi memulihkan stamina personel dan menjaga kondisi anjing pelacak yang kelelahan. Pihak keluarga korban, Afilka Hazani (21), telah menerima barang-barang tersebut dan terus mendapatkan pendampingan psikologis dari kepolisian.
Ke depan, upaya pencarian akan ditingkatkan dengan penggunaan teknologi canggih. Kabidhumas Polda Sumbar, Kombes Pol Susmelawati Rosya, menyatakan pihaknya akan mengerahkan perangkat khusus untuk mendeteksi keberadaan korban secara presisi.
“Setelah istirahat, tim akan kembali bergerak dengan mengerahkan perangkat Radar Lidik Jiwa bantuan Slog Mabes Polri. Alat ini akan mendeteksi posisi korban secara presisi di bawah tumpukan material,” pungkas Susmelawati.






