Padang Sambut Tahun Baru Islam, Wako Terpukau!

oleh -255 Dilihat
wako-fadly-amran-kagum,-warga-padang-penuhi-masjid-raya-sumbar-sambut-tahun-baru-islam
Wako Fadly Amran Kagum, Warga Padang Penuhi Masjid Raya Sumbar Sambut Tahun Baru Islam

Padang – Ribuan warga Kota Padang memadati Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi, yang juga dikenal sebagai Masjid Raya Sumatera Barat, untuk menghadiri tabligh akbar yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Padang. Acara ini diadakan pada hari Jumat (27/6/2025) dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1447 Hijriah.

Wali Kota Padang, Fadly Amran, mengungkapkan keterkejutannya atas antusiasme masyarakat yang memadati masjid ikonik tersebut sejak pagi hari. “Masjid Raya Sumbar ini penuh. Ini menjadi tanda bahwa masyarakat kita sungguh tidak ingin melewatkan momentum berbenah diri di tahun baru Islam,” ujarnya dengan nada haru.

Menurutnya, perayaan ini awalnya direncanakan untuk diadakan secara sederhana di Masjid Nurul Iman. Pertimbangan tersebut didasarkan pada asumsi bahwa banyak warga akan memilih untuk beristirahat atau merayakan Tahun Baru Islam di masjid-masjid dekat rumah mereka, mengingat 1 Muharram bertepatan dengan hari libur nasional. Namun, realitas di lapangan menunjukkan hal yang sebaliknya.

Ustad Duski Samad, yang hadir sebagai penceramah utama, mengajak umat Islam untuk menjadikan bulan Muharram sebagai momentum untuk memperbaiki diri, memperkuat ibadah, dan memperbanyak amalan sunnah. “Dalam pandangan Islam, bulan Muharram memiliki keistimewaan tersendiri. Selain menjadi awal tahun dalam kalender hijriah, bulan ini juga termasuk ke dalam deretan al-asyhur al-hurum, yakni bulan-bulan yang dimuliakan dan diharamkan untuk berperang,” jelasnya.

Ustad Duski menambahkan bahwa Rasulullah SAW menyebut Muharram sebagai bulan yang paling utama setelah Ramadhan. “Karena kemuliaan bulan Muharram ini, umat Islam dianjurkan untuk berpuasa, terutama pada hari Asyura atau tanggal 10 Muharram,” katanya.

Melani, seorang ibu rumah tangga dari Sawah Liat, Kecamatan Nanggalo, yang hadir bersama rombongan majelis taklimnya, menyatakan kebahagiaannya dapat berpartisipasi dalam acara tersebut. “Senang sekali bisa ikut langsung. Tausiyahnya menyejukkan, dan acara ini mempererat hubungan antar warga,” ungkapnya. Ia mengaku telah tiba di lokasi sejak pukul 07:00 WIB. “Jam 07:00 kami sudah di sini, bahkan usai salat subuh berjamaah di rumah, kami sudah bersiap untuk ke sini untuk peringati 1 Muharram,” tambahnya.

Fadly berharap agar tradisi keagamaan seperti ini dapat terus dilestarikan dan diperkuat di tengah arus modernitas. Ia menegaskan bahwa kegiatan spiritual ini sejalan dengan program unggulan Kota Padang, yaitu Smart Surau, yang bertujuan untuk memberdayakan nilai-nilai religius dalam kehidupan bermasyarakat. Peringatan 1 Muharram kali ini menjadi bukti bahwa nilai-nilai spiritual masih tertanam kuat di hati warga Kota Padang.