Banjir Bandang Terjang Padang, Tim Gabungan Evakuasi Ratusan Warga

oleh -8 Dilihat
pemko-padang-kerahkan-tim-gabungan-evakuasi-warga-terdampak-banjir-bandang
Pemko Padang Kerahkan Tim Gabungan Evakuasi Warga Terdampak Banjir Bandang

Padang – Hujan deras yang mengguyur Kota Padang sejak Sabtu siang, memicu banjir dan banjir bandang di sejumlah titik, memaksa tim gabungan melakukan evakuasi ratusan warga dari permukiman yang terendam.

Luapan air Sungai Lubuk Minturun merendam permukiman di tiga kecamatan, yakni Koto Tangah, Kuranji, dan Nanggalo. Wali Kota Padang, Fadly Amran, segera menerjunkan Tim Reaksi Cepat (TRC) gabungan untuk operasi penyelamatan.

Tim gabungan terdiri dari BPBD, Damkar, Satpol PP, Dinas Kesehatan, dan Dinas Perhubungan, didukung penuh oleh personel TNI dan Polri. Mereka bergerak cepat mengevakuasi warga yang terdampak genangan air.

Data sementara mencatat sedikitnya 40 kepala keluarga di Lapau Munggu, Kecamatan Kuranji, terdampak luapan air. Di Kecamatan Koto Tangah, 35 warga dari Kampung Apa dan 40 orang dari kawasan perumahan Lumin Park berhasil dievakuasi.

Sementara itu, warga di Tabiang Banda Gadang, Kecamatan Nanggalo, memilih melakukan evakuasi mandiri ke tempat yang lebih aman. Fadly Amran menegaskan bahwa keselamatan jiwa penduduk menjadi prioritas utama dalam situasi darurat ini.

“Fokus saat ini melakukan evakuasi bagi warga yang membutuhkan. Tim gabungan didukung TNI-Polri sudah bergerak, dan kami juga berkoordinasi dengan BASARNAS jika membutuhkan dukungan lebih lanjut,” ujar Fadly saat meninjau lokasi bencana.

Bencana banjir ini juga dilaporkan menghambat sejumlah proyek rehabilitasi infrastruktur yang sedang berjalan. Fadly mengakui beberapa titik perbaikan ikut terdampak luapan air.

Pemerintah Kota Padang memastikan seluruh sumber daya telah dikerahkan ke lapangan. Tim gabungan tetap bersiaga di posko tanggap darurat dan titik rawan untuk memantau fluktuasi debit air sungai.

Pemerintah mengimbau warga untuk tetap waspada, segera mengamankan dokumen penting, dan melapor ke petugas terdekat jika air kembali menunjukkan kenaikan yang membahayakan.