Sinergitas Lembaga Kunci Keberlanjutan Pembangunan Sumbar, Kata Gubernur Mahyeldi

oleh -13 Dilihat
kenal-pamit-kapolda-sumbar,-mahyeldi-tekankan-keberlanjutan-sinergi
Kenal Pamit Kapolda Sumbar, Mahyeldi Tekankan Keberlanjutan Sinergi

Padang – Sinergitas antar lembaga menjadi fondasi penting dalam menjaga keamanan dan kondusivitas daerah demi keberlanjutan pembangunan di Sumatera Barat. Penegasan ini disampaikan Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, saat menghadiri acara Kenal Pamit Kapolda Sumbar.

Acara yang berlangsung di Gedung Rangkayo Basa Polda Sumbar, Kamis (8/10/2026), menandai transisi kepemimpinan dari Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy kepada Irjen Pol. Jawari. Mahyeldi menekankan bahwa meski pergantian pimpinan adalah hal lumrah, upaya positif yang telah dibangun perlu terus dilanjutkan dan diperkuat.

Gubernur Mahyeldi menyampaikan apresiasi mendalam kepada Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy atas pengabdiannya. “Walaupun waktunya begitu pendek, tetapi banyak meninggalkan jejak-jejak positif yang bermanfaat untuk daerah masyarakat di Sumatera Barat. Terima kasih Bapak Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy,” ucapnya.

Koordinasi yang semakin kuat antara Polda Sumbar dengan Pemerintah Provinsi, TNI, Forkopimda, serta pemangku kepentingan lainnya menjadi salah satu contoh dampak positif kepemimpinan Djati. Sinergi ini turut memperkuat penegakan hukum yang profesional dan berintegritas.

Mahyeldi juga mengapresiasi keterbukaan Djati dalam berkomunikasi dengan masyarakat dan pers melalui forum “Duduak Basamo”. Pendekatan ini dinilai sejalan dengan budaya Minangkabau yang mengutamakan musyawarah dan kebersamaan.

“Dengan duduk bersama, banyak hal yang bisa kita kolaborasikan dan sinergikan. Tetapi ketika sendiri, tentu kita memiliki keterbatasan sehingga hasilnya pun akan menjadi kurang optimal,” jelas Mahyeldi.

Kehadiran kepolisian dalam penanganan bencana banjir dan longsor di Kabupaten Solok, termasuk penyediaan dapur umum, juga diapresiasi sebagai bukti nyata kehadiran negara di tengah masyarakat.

Kepada Irjen Pol. Jawari, Kapolda Sumbar yang baru, Mahyeldi berharap praktik baik yang telah ada dapat dilanjutkan dan diperkuat. Ia mengajak seluruh unsur Forkopimda dan masyarakat untuk terus berkolaborasi menjaga stabilitas keamanan dan mendukung pembangunan daerah.

“Selamat bertugas di Ranah Minang, Sumatera Barat. Mudah-mudahan hal-hal positif yang selama ini telah dihadirkan dapat terus diperkuat pada masa kepemimpinan Bapak Irjen Pol. Jawari,” kata Mahyeldi.

Sementara itu, Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy berterima kasih atas dukungan yang diterimanya selama bertugas di Sumbar. Ia menyebut, meski hanya sekitar tiga bulan memimpin, dinamika masyarakat harus direspons secara cepat dan kolaboratif.

Djati berpesan agar komunikasi dengan masyarakat terus diperkuat, mengingat karakter masyarakat Sumbar yang terbuka membutuhkan pelayanan kepolisian yang cepat dan responsif. Ia berharap sinergi Polri dengan pemerintah daerah dan masyarakat terus terjaga.

“Polri bersama masyarakat, kita akan terus lakukan langkah-langkah dan upaya untuk berkolaborasi bersama masyarakat menjaga situasi kamtibmas di Sumatera Barat agar tetap kondusif, sehingga dapat membantu Bapak Gubernur dalam membangun daerah,” ujarnya.

Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy kemudian menyampaikan permohonan pamit untuk mengemban amanah baru di Badan Reformasi Agraria Nasional, serta memohon maaf atas ucapan atau tindakan yang kurang berkenan selama bertugas.

Kapolda Sumbar baru, Irjen Pol. Jawari, menyatakan komitmennya melanjutkan program dan kerja sama yang telah dibangun. “Sebagai orang baru, kami mohon izin agar kami diterima menjadi salah satu bagian dari masyarakat Sumatera Barat. Kami berkomitmen akan melanjutkan apa yang sudah dibangun oleh Pak Kapolda yang lama,” ujar Jawari.

Jawari menegaskan perlunya dukungan dari Gubernur, Forkopimda, dan seluruh lapisan masyarakat dalam menjaga keamanan dan mendukung pembangunan daerah. “Kami hadir ke sini tidak untuk berjalan sendirian, tetapi berjalan bersama Bapak Gubernur, Forkopimda, dan seluruh lapisan masyarakat untuk sama-sama menyukseskan dan mengamankan Sumatera Barat sehingga terwujud Sumatera Barat yang aman dan kondusif,” katanya.