Porprov XVI Sumbar 2026 Dibuka, Momentum Bangkitkan Kompetisi dan Pembinaan Atlet Pascavakum 8 Tahun

oleh -16 Dilihat
porprov-xvi-sumbar-resmi-dibuka,-8.794-atlet-akan-bertanding-di-53-cabang-olahraga
Porprov XVI Sumbar Resmi Dibuka, 8.794 Atlet Akan Bertanding di 53 Cabang Olahraga

Padang – Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat (Sumbar) Tahun 2026 resmi dibuka Gubernur Mahyeldi Ansharullah, Jumat (2/10/2026) di Halaman Istana Gubernuran. Ajang ini menandai kembalinya kompetisi olahraga terbesar tingkat provinsi setelah delapan tahun vakum, dengan penyelenggaraan terakhir di Kabupaten Padang Pariaman pada 2018.

Mahyeldi menyatakan, kembalinya Porprov menjadi momentum penting untuk menghidupkan kembali kompetisi sekaligus memperkuat pembinaan atlet Sumbar. Pelaksanaan Porprov sempat tertunda akibat berbagai kendala, termasuk pandemi COVID-19 dan bencana alam.

“Setelah delapan tahun vakum, alhamdulillah pada tahun ini bisa kembali kita laksanakan,” ujar Mahyeldi.

Lebih lanjut, Porprov XVI tidak hanya ajang antarkabupaten/kota, tetapi juga bagian dari persiapan Sumbar menghadapi agenda olahraga nasional, termasuk PON 2028 di NTB dan NTT.

“Porprov yang kita laksanakan tahun ini merupakan bagian dari persiapan menghadapi agenda-agenda nasional, termasuk PON 2028,” katanya.

Mahyeldi menekankan pentingnya pembinaan olahraga yang berkelanjutan melalui kompetisi teratur dan berjenjang. Pemprov Sumbar mendorong lahirnya berbagai agenda olahraga, mulai dari antardaerah hingga internasional.

Pengembangan olahraga dinilai memiliki dampak terhadap perekonomian daerah. Pelaksanaan Porprov XVI didistribusikan di 12 kabupaten/kota agar manfaatnya dirasakan lebih luas oleh masyarakat dan pelaku UMKM.

“Olahraga ini juga menjadi bagian yang menggerakkan perekonomian daerah. Ketika pelaksanaannya kita sebar ke kabupaten/kota, tentu akan memberikan dampak ekonomi kepada UMKM dan masyarakat di masing-masing daerah,” jelasnya.

Penyelenggaraan Porprov ke-XVI ini menerapkan skema tuan rumah bersama di 12 daerah, meliputi Kota Bukittinggi, Kota Padang, Kabupaten Tanah Datar, Kabupaten Lima Puluh Kota, Kabupaten Pesisir Selatan, Kabupaten Padang Pariaman, Kota Solok, Kabupaten Pasaman Barat, Kota Pariaman, Kota Sawahlunto, Kabupaten Solok, dan Kabupaten Kepulauan Mentawai.

Mahyeldi menambahkan, olahraga berperan penting membentuk generasi muda yang sehat dan produktif, menjauhkan mereka dari perilaku negatif.

Wakil Ketua V KONI Pusat, Tursandi Alwi, mengapresiasi Porprov sebagai bagian penting pembinaan atlet daerah. Ia berharap peserta menjunjung tinggi sportivitas dan saling menghormati.

KONI Pusat menyebut agenda olahraga nasional ke depan padat, termasuk PON Pantai 2026 dan kualifikasi PON XXI 2028. Porprov diharapkan menyempurnakan persiapan atlet Sumbar.

Ketua KONI Sumbar, Hamdanus, menyampaikan apresiasi kepada Pemprov Sumbar, DPRD, pemerintah kabupaten/kota, dunia usaha, dan seluruh pihak pendukung. Ia berharap penyelenggaraan berjalan lancar.

“Terima kasih kami sampaikan kepada seluruh pihak yang telah membantu penyelenggaraan kegiatan ini. Semoga penyelenggaraan Porprov ini dapat berjalan lancar dari awal sampai akhir, itu harapan kita,” ucap Hamdanus.

Ia berharap, kegiatan ini menjadi momentum memperkuat pembinaan olahraga daerah, melahirkan atlet berprestasi, serta memberikan dampak positif ekonomi dan mempersiapkan Sumbar menghadapi kompetisi nasional dan internasional.

Ketua Panitia Besar Porprov Ke-XVI, Editiawarman, melaporkan sebanyak 11.102 atlet dan 2.124 pelatih terdata, dengan 8.794 atlet akan berpartisipasi.

“Memang belum semua atlet kita dapat ikut berlaga dalam kegiatan ini karena satu dan lain hal, semoga pada penyelenggaraan tahun selanjutnya, mereka bisa berpartisipasi,” harapnya.

Atlet yang terdaftar akan mengikuti 53 cabang olahraga dengan 1.049 nomor pertandingan di 54 lokasi venue di 12 kabupaten/kota.