Bontang – Jajaran direksi baru PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) menargetkan penguatan daya saing global melalui transformasi budaya kerja yang lebih progresif. Strategi ini disampaikan langsung kepada seluruh karyawan dalam forum komunikasi perdana di Bontang, Jumat (11/7/2026).
Direktur Utama Pupuk Kaltim, Rafli Yandra, memimpin langsung agenda ini bersama jajaran direksi lainnya, yakni Teguh Ismartono, Mohamad Agung, Cahyanto Budiarto, dan Maslani. Pertemuan tersebut menjadi momentum bagi pimpinan baru untuk memetakan tantangan industri sekaligus menyelaraskan visi organisasi.
Rafli menegaskan bahwa kunci utama dalam memenangkan persaingan bisnis terletak pada kolaborasi dan komunikasi yang terbuka di semua lini. Menurutnya, sinergi antara manajemen dan karyawan merupakan fondasi krusial dalam mengejar target perusahaan.
“Kesamaan visi dan semangat bersama menjadi modal utama untuk membawa perusahaan mencapai target yang telah ditetapkan,” tegas Rafli Yandra.
Selain menekankan aspek kolaborasi, manajemen mewajibkan seluruh elemen perusahaan untuk menjunjung tinggi integritas. Inovasi dan perbaikan berkelanjutan juga didorong menjadi napas baru dalam operasional perusahaan.
Melalui arah kebijakan strategis ini, manajemen optimistis Pupuk Kaltim mampu menangkap berbagai peluang industri di masa depan. Langkah ini sekaligus menandai dimulainya babak baru operasional perusahaan yang lebih adaptif terhadap dinamika pasar.






