Wako Padang Promosikan Gastronomi Kota di ICCF Malang 2025

oleh -253 Dilihat
wako-fadly-amran-paparkan-padang-road-to-gastronomy-city-di-iccf-2025-malang
Wako Fadly Amran Paparkan Padang Road to Gastronomy City di ICCF 2025 Malang

Malang – Kota Padang tengah berupaya memantapkan posisinya sebagai pusat gastronomi dunia, hal ini disampaikan dalam ajang Indonesia Creative Cities Festival (ICCF) 2025. Wali Kota Padang, Fadly Amran, menjadi salah satu pembicara dalam festival yang berlangsung dari tanggal 6 hingga 10 November 2025 di Kota Malang.

Pada hari Sabtu (8/11/25), Fadly Amran mempresentasikan materi berjudul “Padang Road to Gastronomy City,” yang dimoderatori oleh Wakil Ketua Umum ICCN, Galih Sedayu. Dalam paparannya, ia menyoroti kekayaan gastronomi Kota Padang yang terbentuk dari sejarah panjang dan perpaduan berbagai budaya.

“Ada istilah Urang Padang Jalan Barampek. Ini adalah 4 etnis yang turut mengawali perjalanan Kota Padang, yaitu India, Tionghoa, Nias dan Minang. Perpaduan empat budaya ini kemudian berkembang, mulai dari seni hingga culinary,” jelasnya.

Fadly Amran juga menekankan potensi besar Kota Padang untuk diakui sebagai Kota Gastronomi dunia. Ia mengungkapkan bahwa sektor kuliner mendominasi lanskap usaha kreatif di kota tersebut.

“42,8% pelaku usaha kreatif di Kota Padang bahkan bergerak di sektor kuliner. Hampir di setiap kota di Indonesia dan kota besar dunia ada rumah makan Padang. Belum lagi rendang yang dijuluki makanan terenak di dunia. Adat makan bajamba yang masih dipakai hingga sekarang. Kota Padang punya semua yang dibutuhkan untuk menjadi Kota Gastronomi dunia,” ujarnya.

Sebelumnya, Kota Padang telah memulai langkah-langkah strategis untuk mewujudkan ambisi ini, salah satunya melalui perayaan Hari Jadi Kota ke-356 yang bertajuk “Taste of Padang Experience, Road to Gastronomy City.”

ICCF 2025 turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky, Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni Raffi Ahmad, Wakil Menteri Kebudayaan Giring Ganesha Djumaryo, dan Ketua Umum ICCN Fiki Satari.